Dia pun mendorong agar Pramuka dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan sebagai ekstrakulikuler wajib.
"Sudah saya sampaikan ke Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah," katanya usai menjadi pembicara di Munas XV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandung, kemarin (Senin, 12/1).
Alasannya, pembentukan jati diri bangsa harus dimulai dari pembentukan karakter manusianya, yang dimulai dari usia dini. "Saya tidak mau Pramuka hanya dijadikan ceremony saja. Saya ingin organisasi ini tetap eksis," sambungnya.