Berita

Showing posts with label Anies Baswedan. Show all posts
Showing posts with label Anies Baswedan. Show all posts

Sunday, May 3, 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI Pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI
Pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Di hari yang berbahagia ini, kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih, kita panjatkan puji dan syukur. Atas izin, rahmat, dan karunia-Nya, kita semua berkesempatan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional ini.
Di Hari Pendidikan ini, atas namapemerintah, izinkan saya menyampaikan apresiasi pada semua pihak, pada semua pelaku pendidikan dimanapun berada, yang telah ambil peran aktif untuk mencerdaskan saudara sebangsa. Untuk para pendidik di semua jenjang, yang telah bekerja keras membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter mulia, yang mampu meraih cita-cita dan menjadi pembelajar sepanjang hidup, terimalah salam hormat dan apresiasi dari kita semua.
Bapak, Ibu dan Hadirin yang mulia,
Republik tercinta ini digagas oleh anak-anak muda terdidik dan tercerahkan. Pendidikan telah membukakan mata dan kesadaran mereka untuk membangun sebuah negeri Bhineka yang modern. Sebuah negara yang berakarkan adat dan budaya bangsa nusantara, beralaskan semangat gotong royong, tapi tetap mengedepankan dan menumbuhkembangkan prinsip kesejajaran dan kesatuan sebagi sebuah negara modern.

Saturday, February 28, 2015

Anies Baswedan: Orang tua Aktor Penting dalam Pendidikan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan peran orang tua amat penting dalam kerangka penguatan insan dan ekosistem pendidikan di Indonesia.
“Sebagai elemen utama dalam ekosistem pendidikan yang terdekat dengan anak, orangtua mempunyai banyak keunggulan dan kesempatan untuk menjadi berdaya membentuk perilaku dirinya dan anak dalam keluarga,” kata Anies Baswedan saat bertemu para penggiat dan perwakilan organisasi yang berfokus pada pendidikan orangtua dan keluarga di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (4/2).
Menurut Mendikbud Anies Baswedan kebutuhan untuk menguatkan insan dan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dilandasi semangat gotong royong termasuk di  dalamnya orang tua sejalan dengan Kerangka ‘Strategi Kemdikbud 2015-2019 yang menekankan pada 3 pilar strategi’. Pertama penguatan pelaku pendidikan, yakni siswa guru, kepala sekolah dan orang tua. Kedua, percepatan peningkatan mutu dan akses pendidikan, ketiga, pengembangan efektifitas birokrasi melalui perbaikan tata kelola dan pelibatan publik.

Wednesday, January 14, 2015

Kemendikbud Berikan Perhatian terhadap Peran Orang Tua dalam Pendidikan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan akan membentuk direktorat yang menangani peranan orang tua dalam pendidikan. Direktorat ini akan menjadi rujukan bagi orang tua untuk mencari informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keayahbundaan atau peran orang tua dalam pendidikan anak.
“Supaya orang tua memiliki rujukan. Kalau saya menjadi orang tua anak SD, saya mau tanya ke mana,” katanya usai membuka acara Rapat Kerja Nasional Persatuan Tamansiswa, di Jakarta, (14/01/2015).
Mendikbud mengatakan, direktorat ini dibentuk sebagai suatu kebijakan dalam pendidikan orang tua. “Instrumennya bisa pakai sekolah dan pendidikan luar sekolah,” ujarnya.
Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Mendikbud sering mengatakan orang tua memegang peranan penting dalam pendidikan seorang anak.
“Orang tua merupakan pendidik yang paling penting. Karena itulah direktorat ini harus disiapkan secara sistematis,” katanya. (Desliana Maulipaksi)

Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/3713

Tuesday, January 13, 2015

Anies Baswedan: Kelulusan Siswa Ditentukan Sekolah Tahun Ini

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menegaskan mulai tahun ajaran 2015, hasil atau kelulusan Ujian Nasional 100 persen ditentukan oleh masing-masing sekolah dan diharapkan sekolah berlaku jujur untuk kepentingan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Pelaksanaannya (UN) tetap. Hasilnya saja yang ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di Medan, Sabtu.
Dia mengatakan itu pada acara Seminar Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 yang digelar Harian Waspada dalam kaitan memperingati HUT harian itu yang ke-68.
Bersama mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang juga jadi pembicara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berbicara dengan tema Revolusi Mental Bidang Pendidikan Menyongsong MEA.
Anies Baswedan mengaku meski hasil kelulusan UN sudah dinyatakan ditentukan 100 persen oleh sekolah, dewasa ini detil lainnya seperti soal UN masih dibahas.
“Sekarang ini yang sudah saya nyatakan adalah soal keputusan bahwa hasil kelulusan UN 100 persen akan ditentukan masing-masing pihak sekolah. Sedangkan detil lainnya, 10 hari lagi akan saya umumkan karena masih dalam tahap pembahasan,” katanya didampingi Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho.

Ditjen GTK Dibentuk Kemdikbud Untuk Pelatihan dan Tunjangan Guru

Kebijakan pembinaan guru sering dikeluhkan karena menimbulkan berbagai masalah. Mulai dari urusan kenaikan pangkat, peningkatan kompetensi, hingga urusan pencairan aneka tunjangan. Menteri Pendidikdan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meresmikan pembentukan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan untuk meminimalkan masalah itu.

Anies menuturkan pembentukan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) itu dilakukan sekaligus dalam perombakan unit eselon I di lingkungan Kemendikbud. "Semua urusan guru, mulai dari PAUD, dikdas, hingga dikmen ada di Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan ini," tutur Anies di Jakarta kemarin.

Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu menjelaskan, program pertama Ditjen GTK itu adalah melakukan pendataan guru-guru yang belum pernah mengikuti program pelatihan atau peningkatan kompetensi. Dia meyakini bahwa masih banyak guru yang puluhan tahun tidak pernah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi.

Saturday, January 3, 2015

Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional 2015, oleh PGSD FIP UNM


Ayoo..ikuti kegiatan PAGELARAN PENDIDIKAN DASAR NASIONAL 2015 antar perguruan tinggi (Jurusan/Prodi PGSD) se-Indonesia, Pokoknya selama tanggal 11-15 Februari 2015, para peserta akan disaji dengan ilmu yang bermanfaat dan dijamin gak bakalan rugi deh....

 "Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional (PPDN) 2015"
Bertujuan untuk mempersiapkan struktur pengajaran dan pembelajaran dalam menyongsong era globalisasi dan mengaplikasikan dalam sistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah maupun nasional di Indonesia"

Jenis-jenis kegiatan :
1.Seminar Pendidikan Nasional
Materi seminar yaitu :
a.Telaah Kebijakan Pendidikan Dalam Kaitan Dengan Pengembangan Prodi PGSD oleh Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd (Rektor Universitas Negeri Makassar).
b.Pola Komunikasi Dalam Dunia Kampus oleh Efendi Gazali (Pakar Komunikasi/Ahli Gestur Indonesia)
c.Seminar Pendidikan oleh Anies Baswedan (Menteri Kebudayaan dan Sekolah Dasar dan Menengah RI) *

LABEL

AMF (1) Anies Baswedan (6) Balang Baru (1) Berkarakter (1) BOS (1) Dapodik (1) Ekskul (5) FOTO (9) Galeri (12) Gerak Jalan (1) Gubernur SulSel (1) Guru (15) HUT Makassar (1) Kegiatan (10) Kemendikbud (1) KepSek (1) KOPAYADU (1) KTSP (3) Kurikulum 2013 (2) Lomba (3) Makassar (3) Marching Band (3) Moratorium (1) NUPTK (1) Orang Tua (2) Pancasila (1) Pelatihan (3) Pendidikan (21) Pengumuman (3) Perpustakaan (1) PGRI (1) PGSD (2) Porseni (1) Pramuka (7) PUISI (1) Sekolah (12) Seminar (1) Siraman Rohani (1) Siswa (33) Sulawesi Selatan (1) Supervisi (1) Tata Boga (1) Tulisan (2) UAS (2) UN (3) UNM (2) Upacara (1) Workshop (1)

PAPAN GUGUS DEPAN

PAPAN GUGUS DEPAN
10.017 - 10.018